Walau Modal Kecil, Bisnis Ini Untungnya Gede Halaman All

untung punya bisnis

Kelengkapan legalitas usaha bisa membantu Anda untuk mengajukan tambahan modal dari bank, atau mengundang investor dari dalam dan luar negeri. Mendirikan badan usaha adalah salah satu langkah awal untuk membangun bisnis yang sukses dan berkembang. Pernah Anda mendengar sebuah perusahaan bangkrut dan mengalami kerugian besar? Namun pemilik ataupun pemegang saham justru masih menjalankan kehidupannya seperti biasa? Tentu saja hal ini memungkinkan jika Anda memiliki suatu perusahaan dalam bentuk badan hukum seperti perseroan terbatas yang dapat melindungi aset pribadi Anda. Banyak usaha yang pada awalnya berjalan dengan mulus, namun di pertengahan jalan usaha tersebut diberhentikan secara tiba-tiba. Hal ini tentu tidak Anda inginkan sebagai seorang pengusaha bukan?

Disinilah Anda harus menyadari bahwa legalitas suatu perusahaan memiliki peran penting. Membuat dan memulai bisnis di Indonesia berarti Anda harus taat dan patuh terhadap aturan dan hukum yang berlaku, tanpa terkecuali.

Salah satu bentuk ketaatan sebuah perusahaan pada hukum adalah dengan mengurus dokumen legalitas untuk bisnis yang dijalankan. Setelah kita membahasnya satu per satu, apakah sahabat Wirausaha sudah memahami dan memilih badan usaha yang tepat? Untuk dapat membantu, berikut adalah rangkuman-rangkuman jenis badan usaha. Jika tidak mungkin 1 bidang usaha, maksimal 3, dengan sebisa mungkin saling menguatkan atau akan dapat saling mengalokasikan. Contoh, jika ingin memproduksi restoran ayam penyet, oleh karena itu masih sesuai jika dalam bidang usaha perusahaan pula mencakup bidang usaha industri bumbu masak dan penyedap makanan.

Akta perusahaan bisa diurus melalui pejabat notaris setempat. Di dalam akta, Anda harus mencantumkan maksud dan tujuan perusahaan yang berisi tentang bidang usaha yang akan dijalani. Selain itu, lengkapi akta perusahaan dengan izin yang sesuai dengan bidang bisnis yang anda pilih. Sebuah PT harus memiliki modal dasar setidaknya sebesar Rp50 juta. Sejumlah 25% dari modal tersebut harus disetorkan pada perusahaan. Selain itu, tidak ada peraturan khusus yang mengatur pemisahan modal dalam CV. Sementara pada PT, aset dan modal perusahaan wajib dipisahkan dari harta pribadi.

Untuk artikel itu, kita tidak akan mempercakapkan semua jenis badan bisnis yang ada di Indonesia. Di sini hanya hendak dibahas badan yang sanding kaitannya dengan situasi UMKM di Indonesia, diantaranya yakni Perseorangan, CV, PT, & Koperasi. Apa sih bedanya badan usaha yang bertakhta badan hukum dan belum berbadan hukum? Yuk kalian bahas satu persatu tentang tembak ikan online badan hukum dan tubuh usaha. Yang perlu digarisbawahi, tidak ada keharusan reaksi pendirian perusahaan perorangan ataupun usaha perorangan harus dengan perantara akta notaris. Meski demikian, menurut Abdul Kadir Muhammad dalam bukunya “Hukum Industri Indonesia”, bila ada keterangan notaris maka dapat tersua bentuk hukum perusahaan & identitasnya.

untung punya bisnis

Jadi, jika suatu hari terjadi bangkrut pada perusahaan, pemilik usaha tidak lantas bangkrut karena masih memiliki harta pribadi. Di Indonesia, banyak pelaku usaha yang berpikir bahwa mendirikan badan usaha membutuhkan biaya dan tenaga yang besar. Belum lagi, sejarah mengenai birokrasi yang cukup berbelit saat pembentukan entitas usaha sering kali mengurungkan niat para pengusaha untuk mengurus legalitas perusahaannya. Dengan kata lain, perusahaan berbentuk PT bahkan bisa diwariskan, dialihkan, atau diperjualbelikan pada orang lain sesuai dengan RUPS dan kesepakatan tertulis. Sebuah PT, jika memiliki aktivitas bisnis yang baik, bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama. Ke depannya, Anda mungkin akan membutuhkan tambahan modal untuk memperbesar skala bisnis perusahaan Anda.